tips bagaimana supaya anda menjadi Pria sejati, menjadi suami yang baik untuk istri : Jadilah Pemimpin Ini sama seperti artikel tips cinta. Bahwa untuk menjadi suami yang benar-benar seorang pria kamu harus menjadi pemimpin. Contohnya adalah jangan terlalu sering menanyakan pendapat kepada sang istri. Posisikan bahwa kamu yang memutuskan.Walau begitu hargai juga pendapat dari pasanganmu. Kadang-kadang saja tanyakan pendapatnya. Itu akan membuat sang Istri percaya bahwa kamu sudah menjadi seorang suami yang dapat diandalkan dalam hubungan ini.Jangan mengeluh Enaknya memiliki pasangan adalah kita dapat curhat berbagai macam hal. Ini memang perlu terutama untuk hal-hal yang penting seperti masalah pekerjaan, anak dsb. Tapi jangan sering curhat untuk masalah yang sepele.Contohlah hal-hal seperti kurang enak badan, Tim Olahraga kesayangan kalah. Jika hal tersebut dilakukan,itu sudah bukan lagi curhat tapi mengeluh. Posisi seorang suami yang melakukan hal demikian akan dianggap pria lemah. Dan otomatis menjadi tidak bagus dalam hubungan bersama istri.Penuh Perhatian Banyak orang mengatakan ini Romantis. Tapi terserah apa istilahnya tapi perlakukan istri anda sebagai seorang wanita. Buat dia seakan-akan menjadi seorang ratu. Contohlah ajak makan malam, nonton bioskop, membelikan bunga dsb.Hal-hal kecil seperti itulah yang dapat mempererat hubungan antara suami dan istri. Posisikan diri anda sendiri menjadi pria sejati. Dan Bintang berharap anda dapat menjadi suami yang selalu dapat membahagiakan istri tercinta.
= Curhatanku... =
= saat cintaku berlabuh =
Killing Me Inside
Tayangan halaman minggu lalu
suami yg baik
= DO'A PESAKITAN =
GUSTI,
seperti kapan saja
kami para hamba
tak berada di mana-mana
melainkan di hadapan Mu jua
ini sangat sederhana
kamtetapi i sering lupa
sebab mengalahkan musuh-musuh Mu
yang kecil saja, kami tak kuasa
GUSTI,
inilah tawanan Mu
tak berani menengadahkan muka
mripat kami yang terbuka
telah lama menjadi buta
sebab menyia-nyiakan dirinya
dengan hanya menatap hal-hal maya
GUSTI,
cinta kami kepada Mu tak terperi
namun itu tak diketahui
oleh diri kami sendiri
maka tolong ajarilah kami
agar sanggup mengajari diri sendiri
menyebut nama Mu seribu kali sehari
karena meski hanya sehuruf saja dari Mu
takkan tertandingi
GUSTI,
kami berkumpul disini
untuk mengukur keterbatasan kami
melontarkan beratus beribu kata
seperti buih-buih
melayang-layang di udara
diisap kembali oleh Maha Telinga
sehingga tinggal jiwa kami termangu
menunggu ishlah dari Mu
agar jadi bening dan tahu malu
GUSTI,
kami pasrah sepasrah-pasrahnya
kami telanjang setelanjang-telanjangnya
kami syukuri apapun
sebab rahasia Mu agung
tak ada apa-apa yang penting
dalam hidup yang cuma sejenak ini
kecuali berlomba lari
untuk melihat telapak kaki siapa
yang paling dulu menginjak
halaman rumah Mu
GUSTI,
lihatlah
mulut kami fasih
otak kami secerdik setan
jiwa kami luwes
bersujud bagai para malaikat Mu
namun saksikan
adakah hidup kami mampu begitu ?
langkah kami yang mantap dan dungu
hasil-hasil kerja kami yang gagah dan semu
arah mata kami yang bingung dan tertipu
akan sanggupkah melunasi hutang ...
